PMI TTS Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana
SoE, KLtvnews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terus menegaskan perannya sebagai organisasi kemanusiaan yang strategis dalam mendukung pemerintah, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan penanggulangan bencana. Di tengah dinamika tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari bencana alam hingga krisis kesehatan, kehadiran PMI dinilai semakin penting sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Lioe dalam momentum pengukuhan Pengurus PMI Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masa bakti 2025–2030. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya penguatan peran PMI sebagai organisasi yang hadir tanpa sekat, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta memberikan pelayanan yang inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.
Bupati menyampaikan empat poin utama yang menjadi harapan bagi kepengurusan PMI periode ini. Pertama, meningkatkan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial. PMI diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai dasar dalam setiap langkah pelayanan.
Kedua, memperkuat kapasitas organisasi dan relawan. Pengurus PMI dituntut membangun sistem kerja yang profesional, meningkatkan kualitas sumber daya relawan, serta menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah dan PMI menjadi kunci agar program-program kemanusiaan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
Ketiga, meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana. Mengingat Kabupaten TTS memiliki potensi kerawanan bencana, PMI diharapkan mampu bertindak cepat, sigap, dan tanggap, baik dalam situasi darurat maupun dalam proses pemulihan pascabencana.
Keempat, mendorong gerakan donor darah serta pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat TTS juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan PMI, baik sebagai relawan, donor darah, maupun melalui bentuk dukungan lainnya. Ditekankan bahwa semangat kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, disampaikan pesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi tinggi. PMI diharapkan semakin dipercaya dan dicintai masyarakat sebagai organisasi kemanusiaan yang responsif dan profesional.
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur Palang Merah Indonesia Nomor 039/SK/PMI PROV. NTT/03.03.00/XII/2025 tentang Pengesahan Pengurus PMI Kabupaten Timor Tengah Selatan Masa Bakti 2025–2030 yang ditandatangani Ketua PMI NTT, Ir. Alfridus Bria Seran, susunan kepengurusan adalah sebagai berikut:
Pelindung: Bupati Timor Tengah Selatan
Dewan Kehormatan:
- Jhony Army Konay, SH., M.H
- Drs. Seperius E. Sipa, M.Si
- Denny Nubatonis, S.Sos., M.Si
- Apris A. Manafe, SE., M.Si
- Agnes L.S. Fobia, S.Sos., M.Si
Ketua: Aba L. Anie, SH., M.Si
Sekretaris: drh. Marthen Johanis K. Banunaek, MP
Bendahara: Idha Y. Th. Lioe, S.S.T
Bidang Organisasi: Frans Steven Tafui, S.P
Bidang Penanggulangan Bencana: Melkisedek Banunaek
Bidang Pelayanan Darah, Kesehatan, Rumah Sakit dan Sosial: dr. R. A. Karolina Tahun
Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Relawan: Imanuel David Bansae
Bidang Pengembangan Sumber Daya, Sarana Prasarana dan Kemitraan: dr. Erwin Leo
Anggota:
- drg. Herman Mella
- Jimy Pinis, APTD
- Nita Nubatonis, APTD
- Arni Talan, APTD
- Antonius Tampani, A.Md
- Yofresti L. Tauho, A.Md. Kep
Dengan kepengurusan baru ini, PMI Kabupaten TTS diharapkan mampu semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam pelayanan kemanusiaan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter & Editor: Polce Lerek
