DaerahHealthHukrimNasionalPendidikanViral

Perjuangan Panjang Berbuah Manis

SoE, KLtvnews.com – Gemuruh tepuk tangan dan linangan air mata mewarnai suasana haru di GOR Nekmese, Timor Tengah Selatan. Hari itu bukanlah hari biasa. Sebanyak 1.495 orang tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten TTS. Sebuah momen bersejarah yang menjadi penanda akhir dari penantian panjang, sekaligus awal dari babak baru pengabdian.

SK pengangkatan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Seperius Edison Sipa, dalam sebuah acara yang berlangsung penuh makna di GOR Nekmese SoE, Senin 14 Juli 2025.

Tak sedikit dari para penerima SK yang tak kuasa membendung tangis haru. Wajah-wajah lelah namun bersinar penuh kebanggaan menghiasi tribun GOR Nekmese SoE. Di antara mereka ada guru yang selama bertahun-tahun mengabdi di pelosok desa tanpa status yang jelas. Ada tenaga kesehatan yang tetap setia melayani meski digaji seadanya. Ada pula tenaga teknis yang tetap bertahan di bawah tekanan sistem, demi menggerakkan roda pelayanan pembangunan di daerah.

Pose Bersama : Bupati Timor Tengah Selatan Eduar Markus Lioe, Sekda Seperius Edison Sipa, Asisten III Linda Fobia, Kaban BKPSDMD Hans Banunaek dan para PPPK berposes bersama usai penyerahan SK PPPK di GOR Nekmese SoE, Senin 14 Juli 2025 (Foto/Polce/KLtvnews.com)

Bupati Eduard Markus Lioe dalam arahannya mengingatkan bahwa momen ini bukanlah akhir dari segalanya. Justru menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Seperius Edison Sipa menjelaskan rincian penerima SK PPPK tahap pertama tersebut. Dari total 1.495 orang, 557 merupakan tenaga teknis, 375 tenaga kesehatan, dan 563 tenaga guru. Ia menegaskan bahwa dengan adanya SK ini, seluruh tenaga PPPK telah memiliki legalitas dan kekuatan hukum untuk menjalankan peran di bidang masing-masing.

Acara penyerahan SK PPPK itu tak hanya menjadi seremoni administratif, namun lebih dari itu, menjadi simbol kemenangan atas ketekunan, kesabaran, dan keyakinan bahwa perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *