“Negara Hadir Menjaga Sukacita: 652 Personel Gabungan Siaga Amankan Natal Damai dan Tahun Baru Aman di TTS”
SoE, KLtvnews.com — Genderang kesiapsiagaan keamanan ditabuh keras di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sedikitnya 652 personel gabungan Polri, TNI, dan lintas instansi dikerahkan untuk memastikan Perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 berlangsung aman, tertib, dan penuh damai.
Komitmen besar ini ditandai melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Nataru, yang digelar khidmat namun penuh semangat di Halaman Mapolres TTS, Jumat pagi, 19 Desember 2025, pukul 08.00 hingga 09.00 WITA. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, SH, MH, selaku penanggung jawab utama pengamanan akhir tahun di bumi Cendana Selatan.
Dalam amanatnya, Kapolres TTS membacakan penekanan Kapolri bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sebagai bentuk kesiapan negara hadir menjaga rasa aman masyarakat. Secara nasional, sebanyak 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan, didukung 2.903 pos komando operasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
“Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat di momentum sakral Natal dan pergantian tahun,” tegas AKBP Hendra Dorizen.
Khusus di wilayah hukum Polres TTS, kekuatan besar dikerahkan:
- TNI Kodim 1621 TTS: 162 personel
- Polres TTS: 367 personel
- Dinas Kesehatan: 40 personel
- Dishub: 12 personel
- Pol PP: 14 personel
- BPBD: 4 personel
- PUPR: 5 personel
- PLN: 8 personel
- Senkom: 20 personel
- Banser: 20 personel

Seluruh kekuatan ini dipusatkan pada tiga pos komando strategis, yakni Pos Pam Pasar Inpres SoE, Pos Pam Lantas Polres TTS, dan Pos Pam Pospol Kota SoE, sebagai pusat kendali pengamanan.
Tak main-main, ribuan objek vital dan titik rawan menjadi sasaran pengamanan ketat, di antaranya:
- 1.168 gereja dalam kota dan 42 gereja di kecamatan,
- 6 terminal,
- 32 pusat perbelanjaan,
- 14 hotel dan penginapan,
- 6 SPBU,
- 24 objek wisata,
- 33 titik perayaan malam tahun baru,
- 42 lokasi rawan banjir,
- 104 lokasi rawan longsor,
- serta 9 titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Kapolres TTS menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak hanya ditentukan oleh kekuatan pasukan, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Menutup arahannya, AKBP Hendra Dorizen mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini, bertindak cepat namun humanis, serta menghindari sikap arogan di lapangan.
“Tugas kita bukan sekadar mengamankan wilayah, tetapi menghadirkan rasa aman, damai, dan sukacita Natal bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Pantauan KLtvnews.com, apel gelar pasukan ini turut dihadiri Forkopimda TTS, Pastor Paroki Materdolorosa SoE, jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek se-TTS, unsur TNI Kodim 1621 TTS, Pemda, serta organisasi kemasyarakatan Senkom dan Banser.
Dengan kesiapsiagaan penuh ini, Kabupaten Timor Tengah Selatan menyatakan satu suara: Natal Damai, Tahun Baru Aman, Negara Hadir untuk Rakyat.
Reporter: Polce Lerek
