DaerahNasionalPendidikanViral

Tembus Target Nasional: Pemkab TTS Capai Serapan DAU SG Pendidikan 75,41 Persen Tepat Waktu

SoE, KLtvnews.com –  Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di bawah kepemimpinan Bupati Eduard Markus Lioe dan Wakil Bupati Johny Army Konay akhirnya mampu menjawab tantangan pemerintah pusat dengan torehan prestasi membanggakan. Hingga batas waktu 31 Oktober 2025, serapan Dana Alokasi Umum Spesific Grant (DAU SG) bidang pendidikan berhasil menembus 75,41 persen, atau setara dengan Rp 64,9 miliar lebih. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemkab TTS dalam menjaga akuntabilitas fiskal dan kinerja pelayanan publik di sektor pendidikan.

Dihubungi KLtvnews.com melalui sambungan telepon, Jumat (31/10/2025) malam, Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim anggaran Pemerintah Daerah TTS di bawah koordinasi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, serta pimpinan OPD pengelola DAU SG bidang pendidikan.

“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kerja cerdas, kerja solid, dan kerja terpusat tim anggaran pemerintah daerah,” ujar Bupati Eduard dengan nada penuh syukur dan kebanggaan.

Namun di balik keberhasilan tersebut, Bupati Eduard tidak menutup mata terhadap dinamika yang sempat terjadi di awal tahun anggaran. Dengan sikap gentleman dan transparan, ia mengakui bahwa sebelumnya sempat terjadi keterlambatan penyerapan dana oleh sejumlah OPD pengelola DAU SG bidang pendidikan.

“Kita harus fair bahwa sebelumnya memang ada keterlambatan penyerapan dana dari OPD-OPD pengelola DAU SG bidang pendidikan. Namun kita tidak tinggal diam. Kita duduk bersama, menganalisis kendala, dan mencari solusi. Puji Tuhan, akhirnya serapan bisa tercapai sesuai yang diisyaratkan pemerintah pusat per 31 Oktober 2025,” terang Bupati Eduard.

Keterbukaan Bupati Eduard menggambarkan karakter kepemimpinan yang reflektif dan solutif—tidak sekadar menghindari persoalan, tetapi menjadikannya cermin evaluatif untuk perbaikan kinerja ke depan. Ia menekankan bahwa pengelolaan dana publik bukan hanya soal memenuhi angka serapan, tetapi juga memastikan efektivitas pemanfaatannya bagi masyarakat luas.

“Berkaca dari pengalaman ini, saya berharap ke depan para pimpinan OPD dapat mengelola DAU SG bidang pendidikan maupun sumber anggaran lainnya dengan lebih baik—tepat waktu, tepat sasaran, dan berorientasi pada asas manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan,” harapnya.

Capaian serapan 75,41 persen ini bukan sekadar angka administratif, tetapi simbol kebangkitan manajemen fiskal daerah yang kian matang dan adaptif terhadap tuntutan efisiensi birokrasi modern. Dengan keberhasilan ini, Pemkab TTS menunjukkan bahwa sinergi antarunsur pemerintahan daerah—dari pucuk pimpinan hingga pelaksana teknis—dapat menghasilkan output nyata bagi kemajuan sektor pendidikan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum positif bagi Pemkab TTS untuk terus memperkuat disiplin fiskal, transparansi pengelolaan anggaran, serta akuntabilitas kinerja publik, demi mewujudkan visi besar pemerintahan Eduard Markus Lioe–Johny Army Konay: “TTS Maju, Transparan, dan Berdaya Saing Melalui Pendidikan Berkualitas.” (Laporan: Polce Lerek / KLtvnews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *